Sebelum Gelap: Bunuh Diri dan Penolakannya

“Suicide doesn't end the pain. It just passes it on to someone else.” Mungkin kita sudah tidak asing dengan sebuah kutipan tentang bunuh diri di atas, kutipan tersebut seperti memperkuat sentimen bahwa tindakan bunuh diri adalah tindakan yang salah dan hanya orang egois yang melakukannya.  Orang-orang Yunani kuno menganggap keputusan untuk mati adalah terhormat, jika … Continue reading Sebelum Gelap: Bunuh Diri dan Penolakannya

Anarki dalam Sepak Bola?

Kita tak dapat memahami anarki melalui televisi, koran, majalah atau berbagai media mainstream lainnya. Tapi seiring berkembangnya teknologi, kita dapat dengan mudah memahami anarki lewat internet dan gadget. Terdapat ratusan situs dalam dan luar yang dikelola secara kolektif oleh para anarkis, salah satunya adalah anarkis.org yang ditujukan untuk menjadi situs produksi, reproduksi dan distribusi wacana dan … Continue reading Anarki dalam Sepak Bola?

Zapatista dan FC Internazionale

Semua penggemar sepak bola, bahkan mungkin mereka yang tidak menggemari olahraga tersebut, akan mengetahui FC Internazionale Milan. Namun mungkin, mungkin saja, tidak semua orang mengetahui tentang  Zapatista, juga Inter Milan yang ternyata pernah melakukan "kerjasama" dengan mereka.  Sejarah singkat Zapatista Zapata, adalah nama seorang anak pemilik perkebunan kecil di Meksiko. Ia dan keluarganya di kenal … Continue reading Zapatista dan FC Internazionale

Musuhmu, Musuhku: A.C.A.B

Sejatinya, meski berdalih apa pun, kekerasan tetaplah kekerasan. Namun kau juga mesti tahu, bahwa terselip kreatifitas dalam hasrat untuk merusak, begitulah kiranya menurut Bakunin.  Sepak bola dan kekerasan, atau kekerasan dan sepak bola. Sama saja. Keduanya sulit dipisahkan, layaknya matahari dan bulan yang saling melengkapi. Oh tentu, aku menolak kekerasan antar-suporter fanatik yang masih doyan … Continue reading Musuhmu, Musuhku: A.C.A.B

Di Sekolah, Kita Belajar: Tapi Tidak Bertanya.

Suatu hari, aku bertemu dengan teman semasa sekolah dulu, panggil saja YM. Dia terkenal pandai, tekun, tidak seperti aku dan sebagian temanku yang malas. Dulu, pernah beberapa kali aku melihat YM memiliki bakat melukis yang sangat baik. Tapi sekarang, dia sedang berada di Akademi Kepolisian. Setelah sedikit bercanda dan mengingat beberapa momen di sekolah, aku … Continue reading Di Sekolah, Kita Belajar: Tapi Tidak Bertanya.

Para Pembangkang: Sedulur Sikep.

Mungkin kita sudah mengenal istilah Samin atau Saminisme, melalui cerita satu mulut ke mulut lain atau pun berbagai media massa. Namun sejatinya, masyarakat Samin sendiri lebih memilih sebutan Sedulur Sikep. Mereka meyakini bahwa istilah Sedulur Sikep melebihi dari istilah Samin, meski tentunya keyakinan kelompok etnik ini sendiri didasari oleh perjuangan Raden Surowidjojo yang dilanjutkan oleh … Continue reading Para Pembangkang: Sedulur Sikep.

Papua Adalah Kita!

Teruntuk kalian, khususnya teman-temanku yang mengikuti jejak keangkuhan negara ini dan malas membaca juga meyakini bahwa sejarah yang selama ini diajarkan mengenai persoalan Papua Barat adalah benar.  Aku hanya ingin berkata… Siapa yang mampu menolak dunia modern? Setidaknya, siapa yang tidak butuh? Tanya mereka. Apa perubahan itu berarti kemajuan, yang berarti harus merelakan tanah yang … Continue reading Papua Adalah Kita!

Posmodernisme & Budaya Konsumen (Bagian I)

​Cogito ergo sum; aku berpikir, maka aku ada; merupakan pernyataan filosofis yang pernah sangat populer dan menjadi jiwa dari masa beberapa dekade lalu, namun sekarang pernyataan tersebut justru semakin hilang maknanya seiring dengan kenyataan sosial yang juga berkembang sedemikian pesatnya.  Kehidupan masyarakat modern sekarang justru sangat terepresentasikan dalam slogan “I shop therefore I am” --aku … Continue reading Posmodernisme & Budaya Konsumen (Bagian I)