Anarki dalam Sepak Bola?

Kita tak dapat memahami anarki melalui televisi, koran, majalah atau berbagai media mainstream lainnya. Tapi seiring berkembangnya teknologi, kita dapat dengan mudah memahami anarki lewat internet dan gadget. Terdapat ratusan situs dalam dan luar yang dikelola secara kolektif oleh para anarkis, salah satunya adalah anarkis.org yang ditujukan untuk menjadi situs produksi, reproduksi dan distribusi wacana dan … Continue reading Anarki dalam Sepak Bola?

Amorfati: Cinta dan Anarki

Aku bersamamu di sini, di Negara ini, Negara yang akan selalu siap mencekik tanpa membiarkan kita untuk benar-benar terjaga. Aku bersamamu di sini, di Bumi ini, Bumi dengan segala kegaduhan yang semakin panas dan tiada henti diperkosa. Aku bersamamu di sini, berbagi tragedi dan resah yang kebingungan menemukan muaranya. Aku bersamamu, berusaha tetap menjaga kesadaran … Continue reading Amorfati: Cinta dan Anarki

Bicara Cinta, Tapi Apa Itu Cinta?

Pernah suatu ketika…  Descartes berujar, “Aku berpikir, maka aku ada.” yang kemudian lahirlah Camus dengan gebrakannya, “Aku berontak, maka aku ada.” Semua terus berlalu, dunia berubah, manusia-manusia baru lahir, sebagian dari mereka terlahir dengan keinginan menguasai. Maka datanglah sebuah pernyataan, “Aku belanja, maka aku ada.” yang tepat untuk masyarakat konsumer. Dan semua kembali berlalu, kenyataan … Continue reading Bicara Cinta, Tapi Apa Itu Cinta?

Di Sekolah, Kita Belajar: Tapi Tidak Bertanya.

Suatu hari, aku bertemu dengan teman semasa sekolah dulu, panggil saja YM. Dia terkenal pandai, tekun, tidak seperti aku dan sebagian temanku yang malas. Dulu, pernah beberapa kali aku melihat YM memiliki bakat melukis yang sangat baik. Tapi sekarang, dia sedang berada di Akademi Kepolisian. Setelah sedikit bercanda dan mengingat beberapa momen di sekolah, aku … Continue reading Di Sekolah, Kita Belajar: Tapi Tidak Bertanya.

Para Pembangkang: Sedulur Sikep.

Mungkin kita sudah mengenal istilah Samin atau Saminisme, melalui cerita satu mulut ke mulut lain atau pun berbagai media massa. Namun sejatinya, masyarakat Samin sendiri lebih memilih sebutan Sedulur Sikep. Mereka meyakini bahwa istilah Sedulur Sikep melebihi dari istilah Samin, meski tentunya keyakinan kelompok etnik ini sendiri didasari oleh perjuangan Raden Surowidjojo yang dilanjutkan oleh … Continue reading Para Pembangkang: Sedulur Sikep.

Papua Adalah Kita!

Teruntuk kalian, khususnya teman-temanku yang mengikuti jejak keangkuhan negara ini dan malas membaca juga meyakini bahwa sejarah yang selama ini diajarkan mengenai persoalan Papua Barat adalah benar.  Aku hanya ingin berkata… Siapa yang mampu menolak dunia modern? Setidaknya, siapa yang tidak butuh? Tanya mereka. Apa perubahan itu berarti kemajuan, yang berarti harus merelakan tanah yang … Continue reading Papua Adalah Kita!

Posmodernisme & Budaya Konsumen (Bagian I)

​Cogito ergo sum; aku berpikir, maka aku ada; merupakan pernyataan filosofis yang pernah sangat populer dan menjadi jiwa dari masa beberapa dekade lalu, namun sekarang pernyataan tersebut justru semakin hilang maknanya seiring dengan kenyataan sosial yang juga berkembang sedemikian pesatnya.  Kehidupan masyarakat modern sekarang justru sangat terepresentasikan dalam slogan “I shop therefore I am” --aku … Continue reading Posmodernisme & Budaya Konsumen (Bagian I)